Connect with us

Video Pria Ditelan Ular Piton Raksasa di Mamuju Tengah Bikin Ngeri

Video Pria Ditelan Ular Piton Raksasa di Mamuju Tengah Bikin Ngeri
(FACEBOOK)

Viral Video

Video Pria Ditelan Ular Piton Raksasa di Mamuju Tengah Bikin Ngeri

RANCAH POST – Dalam video berdurasi 5 menit 43 detik, terlihat sejumlah orang tengah mengurumuni seekor ular piton berukuran besar.

Kemudian seorang warga yang mengenakan baju merah bersenjatakan golok berusaha membelah perut ular piton tersebut.

Perlahan-lahan perut piton tersebut disayat menggunakan golok. Pemandangan mengerikan pun terlihat, sesosok manusia yang terlihat sudah terbujur kaku muncul dari di dalam perut piton itu.

Video piton menelan manusia yang diunggah akun Jabbary Hasyim itu pun viral dan sudah ditonton ribuan kali oleh netizen.

“Ular makan Manusia. Tetap hati2 kawan. Yang liar ataupun yang jinak insting mereka makan tetap ada jika kita lengah atau terlalu percaya dengannya. Tapi jangan pernah takut pelihara ular dan perbanyak ilmu tentang ular.” tulis Jabbary, 28 Maret 2017.

Ucapan duka cita pun datang dari netizen yang mengetahui kejadian tersebut.

“Turut berduka cita atas apa yang menimpah saudara Akbar. Setelah berjam” dicari ternyata ada dalam perut ular. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah swt. Amin. Salubiro berduka,” tulis Mirhaa.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pria ditelan piton itu bernama Akbar (25). Akbar sendiri merupakan warga Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah.

Sebelum ditemukan tak bernyawa dalam perut ular piton, korban diketahui meninggalkan rumah menuju kebun sawit. Namun hingga keesokan hari, Akbar tak kunjung pulang.

Warga yang berusaha mencari hingga kebun sawit korban kemudian mendapati adanya seekor ular piton. Oleh warga ular itu pun dibedah perutnya. Korban pun ditemukan sudah meninggal dalam perut ular piton tersebut.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Viral Video

Advertisement
Advertisement