VIRAL Aksi Heroik Mahasiswa Papua Gendong Korban Kecelakaan Gunung Slamet dari Jam 11 Siang Sampai Jam 9 Malam

Mahasiswa Papua
Mahasiswa Papua

RANCAH POST – Seorang netizen, sabangprayogi, menceritakan aksi heroik seorang Mahasiswa Pecinta Alam dari salah satu universitas di Jogjakarta.

Dari penuturnya, saat itu dirinya bersama dengan temannya melakukan perjalanan mendaki Gunung Slamet hingga akhirnya sampai di puncak.

Ketika mereka hendak turun, ada seorang pendaki yang tergelincir dan terjatuh menggelinding sehingga mengalami sejumlah luka yang cukup serius. Pendaki lain pun kemudian datang dan memberikan pertolongan.

Sampai pada akhirnya datang mahasiswa asal Universitas Widya Mataram Jogjakarta yang ikut membantu dan berinisiatif menggendong turun korban.

Hal yang membuat Sabang salut adalah salah satu mahasiswa Universitas Widya Mataram Jogjakarta yang berasal dari Papua rela menggendong korban dari pos 9 hingga pos 1 atau dari jam 11 siang hingga jam 9 malam.

Berikut postingan akun @sabangprayogi sebagaimana dilansir Rancah Post.

Singkat perjalanan, kami berjuang menuju puncak dan berhasil mencapainya, dengan tetap menaati peraturan dan pertimbangan keamanan. 

BACA JUGA: Tak Tercantum di Peta, Anggota TNI Temukan Sebuah Desa di Pedalaman Papua

Pada saat turun dari puncak, seorang pendaki tergelincir dan terjatuh menggelinding sehingga mengalami luka gores dan luka benturan cukup parah di kepala. Pendaki lain segera melakukan pertolongan pertama.

Beberapa saat kemudian, teman teman pendaki dari Mahasiswa pecinta alam Universitas Widya Mataram Jogjakarta dan teman-temannya datang.

Mereka berinisiatif untuk membawa turun korban, menuju basecamp bambangan, sekalipun sebenarnya korban berasal dari jalur pemalang.

Dari berbagai pertimbangan, korban digendong menuju basecamp bambangan. Yang saya salutkan, saudara kita dari papua ini menggendong dari pos 9 hingga akhirnya tim SAR menjemput di pos 1. (Total perjalanan dari jam 11 siang sampai jam 9 malam di pos 1).

Dari perjalanan ini, kita bisa belajar menjadi manusia mulia, dari alam. .

Aksi heroik mahasiswa Universitas Widya Mataram Jogjakarta asal Papua itu pun mendapat apresiasi positif dari sejumlah netizen.

thebhayu, “Kita semua bersaudara, papua bangga selalu punya pemuda yg selalu berkontribusi untuk negeri 👍”

chelsyaal_28, “saya bangga deng pace satu ini.👍👍👍👍👍”

me_yun, “Indahnya kebersamaan!! God bless you, Tuan berhati baik. Dan semoga pendaki yg cidera segera sembuh.”

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here