Netizen Sebut Baliho Ini Sudutkan Islam, Gimana Menurutmu Bro?

Baliho KB
Baliho KB

RANCAH POST – Sebuah baliho yang terpampang di pinggir salah satu jalan menjadi sorotan seorang netizen di media sosial.

Baliho ini menjadi sorotan dan dipermasalahkan akun Harsya Law lantaran memuat pesan terhadap khalayak yang dianggap mendiskreditkan Islam.

Dalam baliho itu tertera ‘Banyak Anak Banyak Masalah Makanya Ayo… Ikut KB 2 Anak Cukup Keluarga Bahagia dan Sejahtera’.

Tak hanya menyebut mendiskreditkan Islam, akun Harsya Law pun meminta kepada dinas terkait untuk menurunkan baliho tersebut sebelum ada pihak lain yang bergerak menurunkannya secara paksa.

Akun Harsya Law pun memberikan ultimatum bila dinas terkait tidak meminta maaf secara terbuka di media massa, dirinya akan melaporkannya dengan pasal penistaan agama.

Meski postingan status tersebut kini sudah tidak ditemukan lagi, foto baliho Badan KB dan PP Kabupaten Madiun itu masih tertera di akun FB Harsya Law.

BACA JUGA: VIRAL Baliho Red Army Malang yang Dikaitkan dengan Komunis

Lalu bagaimana reaksi netizen menanggapi unggahan foto tersebut? Ada yang pro, ada pula yang kontra, ada pula yang menanggapi dengan santai.

Minten Ayu Larassati, “Parah nih baliho”

Junaedy Alfan, “Coba suruh buka youtube nya Gen Halilintar…11 anak tanpa pembantu semuanya kompak dan luar biasa… Yuk bukakan mata mereka dg memberi fakta”

Putera Jaya, “Mental-mental pk* ya seperti ini. Mungkin mereka memang latar belakang anak-anak bermasalah karena dulu di ‘bikin’nya ga pake do’a. 😈🏃”

Kucing Kampung, “Ini sudah sejak 90-an ada, kok baru tahu sekarang. Telat apa G*BL*K? Ya batasilah, kalo duit emang terbatas tanpa perencanaan emang situ siap nanggung biaya anak yang seenaknya lahir? Itulah yang jadi masalah! Emang banyak anak banyak rejeki terus bakalan jadi milyuner, heh?”

Harum Wulansari, “bener ko makin banyak anak bayak masalah, coba punya satu anak kentut aja pasti tau, coba sepuluh ada jatuh guling2 mungkin kita taunya telat”

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here