Connect with us

Berita Nasional

Perkosa Bocah SD Puluhan Kali, Nenek Jawo Ingin Nikahi Korban

Published

on

Perkosa Bocah SD Puluhan Kali, Nenek Jawo Ingin Nikahi Korban
Pelaku pemerkosa anak SD di Palembang (VIVA)

RANCAH POST – Kejahatan seksual terhadap anak seakan tak berujung dan semakin mengkhawatirkan. Seperti dalam kasus yang terjadi beberapa hari terakhir di Palembang Sumatera Selatan.

Seorang anak laki-laki yang masih duduk di bangku SD, AR (13), diperkosa hingga 10 kali oleh seorang nenek bernama Jawo ketika suaminya tak ada di rumah.

Kasus anak SD diperkosa nenek Jawo itu sendiri terjadi pada Kamis (6/7/2017) silam dan sudah dilaporkan ke kepolisian oleh orang tua korban.

Rohana, ibu dari bocah SD diperkosa nenek-nenek di Palembang mengatakan bahwa awal mulanya ia merasa ada yang janggal dengan anaknya selepas pulang dari sekolah. Anaknya terlihat seperti orang yang trauma dan ketakutan.

Usai dibujuk, anak SD diperkosa nenek Jawo pun menceritakan kejadian yang sebenarnya.

BACA JUGA: Malu Kasus Pemerkosaan Dirinya Menyebar Luas, Siswi Ini Nekat Gantung Diri

Tentu saja hal itu membuat Rohana kaget mengetahui anaknya diperkosa di rumah pelaku yang berada di Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I, Palembang.

Nenek perkosa anak SD itu sebelum melampiaskan hasratnya terlebih dahulu mengiming-imingi korban dengan uang dan sempat pula mengancam akan membunuh korban jika tidak menurutinya.

“Anak saya masih belia, tapi sudah diperlakukan seperti itu. Saya ibunya tidak terima,” kata Rohana.

Adapun dikatakan Nenek Jawo alias Harni, pelaku pemerkosaan anak SD mengaku bahwa dirinya menyayangi korban selayaknya anak sendiri.

Bahkan jika disetujui orangtuanya, nenek perkosa anak SD itu akan menikahi korban. “Saya sayang dia, kalau dia mau saya siap menikahinya,” kata Jawo, Kamis (20/7/2017).

Dikatakan Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang Ipda Henny Setianingsih, dalam kasus anak SD diperkosa itu, pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Pertama kalinya muncul perasaan sayang layaknya ibu dan anak. Tapi semakin lama muncul hasrat untuk berhubungan dengan korban,” tutur Henny menyampaikan pengakuan pelaku.

Loading...
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Advertisement