Connect with us

Berita Nasional

Diamankan di Pemandian Air Panas Songgoriti, 9 Gay Ditemukan dalam Kondisi Tanpa Busana

Published

on

Diamankan di Pemandian Air Panas Songgoriti, 9 Gay Ditemukan dalam Kondisi Tanpa Busana
Bukti kelompok Gay di Kota Batu (LIPUTAN6)

RANCAH POST – Sembilan orang lelaki penyuka sesama jenis alias gay diamankan aparat Polres Kota Batu Jawa Timur di kolam pemandian air panas Songgoriti, Kota Batu.

Saat diamankan, kesembilan gay itu didapati dalam kondisi tanpa busana.

AKBP Budi Hermanto, Kapolres Batu menjelaskan, diamankannya 9 gay tersebut bermula dari viralnya Igaba (Ikatan Gay Kota Batu) di media sosial.

Adapun kolam pemandian air panas Songgoriti disebutkan sebagai tempat berkumpulnya para gay tersebut.

“Kami masuk ke sana karena informasinya di sana digunakan tempat seks tiap hari Sabtu,” terang Budi, Minggu (30/7/2017) kemarin.

Sabtu (29/7/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB, polisi melakukan penggerebegan dan mendapati 9 pria sedang berendam dalam kondisi telanjang.

BACA JUGA: Pesta Gay di Kelapa Gading, 141 Pria Telanjang Diamankan dari Tempat Fitnes

“Mereka mengaku sudah berulang kali mendatangi pemandian air panas SOnggoriti, mereka juga mengaku sebagai pria penyuka sesama jenis,” lanjut Budi.

Namun, polisi sendiri tidak mendapati adanya unsur pidana dugaan prostitusi atau pornografi.

Agar tidak mengulangi perbuatannya, polisi meminta mereka membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan melakukan perbuatan asusila dan sejenisnya.

Mereka pun akan ditahan bila ditemukan kembali di kolam pemandian Songgoriti.

“Tidak ada unsur pidana yang dilanggar oleh mereka. Pemandian Songgoriti itu adalah area publik, 9 orang yang diamankan itu berada di ruang privasi,” kata Budi.

Mereka yang diamankan polisi adalah B warga Bumiaji Kota Batu, R warga Kota Malang, IA warga Pakisaji Kabupaten Malang, PS warga Kedungkandang, Kota Malang, dan RAS warga Pesanggrahan Kota Batu.

Terduga gay lainnya adalah YHA warga Pesanggrahan, Kota Batu, RI warga Bumiaji, Kota Batu, WH warga Kedung Cowek, Surabaya, dan S warga Denpo, Kota Malang.

Advertisement
Advertisement