Connect with us

Oknum TNI Pukul Polisi Disebutkan Alami Gangguan Jiwa, Ini Identitasnya

Oknum TNI Pukul Polisi Disebutkan Alami Gangguan Jiwa, Ini Identitasnya
(INSTAGRAM)

Berita Nasional

Oknum TNI Pukul Polisi Disebutkan Alami Gangguan Jiwa, Ini Identitasnya

RANCAH POST – Media sosial dihebohkan dengan oknum TNI pukul polisi di Pekanbaru. Video oknum TNI pukul polisi lalu lintas itu pun viral dan ditanggapi beragam oleh netizen.

Oknum TNI pukul polisi itu disebutkan berpangkat serda (sersan dua) dengan inisial WS. Disebutkan, WS yang dalam video sempat memukul helm dan menendang motor polisi itu mengalami gangguan jiwa.

Dikatakan Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono, WS, oknum TNI pukul polisi lalu lintas di Pekanbaru itu dalam beberapa bulan terakhir kerap berlaku aneh.

Bahkan menurut Edi, anggota polisi di wilayah Pekanbaru sudah mengetahui sikap oknum TNI pukul polisi di Pekanbaru itu.

BACA JUGA: Oknum TNI Pukul Helm dan Tendang Motor Polisi yang Mengajaknya Pakai Helm, Netizen: Songong Banget Gayanya

“Anggota yang lain kalau apek itu pakai seragam, dia datang sediri pakai pakaian preman. Butuh pengobatan secara khusus. Rekan-rekan polisi tahu dan maklum dengan kondisinya,” terang Edi, Kamis (10/8/2017).

Meskipun kondisinya demikian, WS masih berdinas seperti biasa. Hal itu, ujar Edi, lantaran TNI tak bisa secara sepihak memberhentikan anggotanya tanpa melewati proses.

Adapun sebagaimana diucapkan Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh, oknum TNI pukul polantas itu sedang menjalani pengobatan.

“Sudah diperiksa dan hasilnya dinyatakan memiliki gangguan jiwa dan dalam proses berobat jalan,” tutur Alfret, Jumat (11/8/2017).

Tak lupa Alfret pun menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Kepada korban, Bripka Yoga, kami minta maaf, begitu juga kepada masyarakat. Kami tidak mentolerir kejadian ini dan proses hukum tetap berjalan,” tukas dia.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

Advertisement
Advertisement
To Top