Connect with us

Jika Daun Singkong yang Dijualnya Tidak Laku, yang Dilakukan Kakek Ini di Gerobaknya Mengiris Hati

Jika Daun Singkong yang Dijualnya Tidak Laku, yang Dilakukan Kakek Ini di Gerbobaknya Mengiris Hati
Screenshot. (FACEBOOK)

Sosial Media

Jika Daun Singkong yang Dijualnya Tidak Laku, yang Dilakukan Kakek Ini di Gerobaknya Mengiris Hati

RANCAH POST – Di usianya yang sudah tidak muda lagi kakek ini masih semangat untuk kerja demi mendapat uang untuk biaya hidupnya. Memang pekerjaan yang ia lakukan tidaklah mendapat banyak penghasilan.

Walaupun begitu, tapi ia tetap menekuni pekerjaannya itu. Jarak belasan kilometer pun ia tempuh demi menjajakan barang dagangannya yang berupa daun singkong.

Kisah kakek ini diposting oleh akun Fitrii Ainul yang ia bagikan ke grup Komunitas Peduli Malang (Asli Malang), pada Selasa (22/8).

Fitri bercerita bahwa kakek tersebut jalan kaki dari Gunung Kawi menuju ke Klayatan Malang sambil menarik gerobaknya. Meskipun tidak mendapat untung yang besar, tapi hal itu tidak membuatnya sedih atau berhenti mencari nafkah.

BACA JUGA : Masih Giat Bekerja di Usianya yang Sudah Tidak Muda Lagi, Semangat Kakek Ini Mencari Rupiah Bikin Salut

Bahkan si kakek selalu tersenyum ketika melayani para pembelinya. Jika sudah larut malam dan dagangannya masih cukup banyak, si kakek sering memberi bonus pada pembelinya.

Gak cuma itu, si kakek juga tidak mengambil keuntungan yang besar dari dagangannya itu. Hal itu dikarenakan si kakek menjual satu ikat daun singkong seharga Rp 500 rupiah. Padahal harga seikat daun singkong di pasar modern atau pasar tradisional adalah Rp 1000 hingga Rp 5000 rupiah.

Berikut ini merupakan postingan lengkapnya yang dibagikan oleh akun Fitrii Ainul.

“Luuurrrr, mohon maaf sebelumnya, saya cuma ingin ngebantu kakek” ini kasian orangnya sudah tua tpi ttp semangat jualan, saya ketemu orangnya di klayatan gang 3 sekitar jam setengah 10 malam orangnya jualan daun singkong, pisang, di dpn toko deket perempatan. saya yg waktu itu sma tmn” kasian melihatnya dan kami turun untuk beli dan ngobrol” dengan beliau, maklum kami kepo

Saya: mbah asli mana?
Kakek: dari gunung kawi
Saya : looo, mbah naik apa kesini
Kakek : ya jalan kaki smbil dorong gerobak ini
Saya : (saya dan temen” mikir gag kesel a yo adoh loh gunung kawi nang klayatan) gak capek mbah
Kakek : sudah biasa kok nduk.

Saya : ( karena sya masih penasaran) oalah mbah lah anaknya kemana kok mbah malam” masih jualan. Gini ini mesti habis ta mbah dagangannya, klo semisal gag habis gmn mbah?
Kakek: (tersenyum) ya gak mesti habis namanya juga orang jualan kadang laku kadang juga msih bnyak, dan klo gag laku sayurannya buat alas tdr.

Saya dan tmn”:( serasa d iris” dengar ceritanya si mbah) dan kami bilang Semangat ya mbah semoga mbah di beri kesehatan panjang umur dan rejeki yg berlimpah.
Kakek : amin
buat dulur….dulur yg liat mbah ini mohon di bantu beli dagangannya murah kok daun singkongnya waktu saya beli harganya Rp. 500,- seikat itu masih di bonusin dan mbahnya juga baik.”

Semangat dan kerja keras kakek ini untuk bekerja dan mencari uang di usianya yang sudah tidak muda lagi mendapat banyak tanggapan dari para netizen.

Sinta Arina, “Mbh iki jualane d pasar sorgum daerah niwen wagir, aq jg pernah ktemu pas mbah e mau bli gorengn d daerah situ jg. Meskipun dah sepuh msh smangat kerja, yg muda.saja kalah… Semoga tetep sehat sll ya mbah”

Melati Dwi, “Sehat terus mbah
Berkah barokah rejekinya
Semoga mendapat surga nanti aamiin”

Intan Natalia, “Bapak ini sangat mandiri beliau memang tdk mampu dan dulu istrinya meninggal tanpa punya anak dan beliau menikah lg sm org wagir jengglong,tp karna beliau gak mampu dan si istri yang punya ladang jd beliau jualan hasil panenya buat makan setiap hari.saya tau beliau kalo habis jualan beli beras di warung adek saya uange receh 500 an banyak.kasihan tua” mandiri gak mw merepotkan anak”

Yuni Chher Indihome, “Ya Allah..sdh saatnya istirahat msh sj semangat kerja..semoga diberi kesehatan ^ rezeki yg lancar ya mbah. ..”

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sosial Media

Advertisement
Advertisement
To Top