Connect with us

Orangtua Harus Waspada, Muncul Lagi Grup Pedofilia Bernama ‘Penggemar kaos dalam singlet anak SD’

Orangtua Harus Waspada, Muncul Lagi Grup Pedofilia Bernama 'Penggemar kaos dalam singlet anak SD'
(FACEBOOK)

Sosial Media

Orangtua Harus Waspada, Muncul Lagi Grup Pedofilia Bernama ‘Penggemar kaos dalam singlet anak SD’

RANCAH POST – Media sosial, khususnya netizen sempat dihebohkan dengan terungkapnya dan ditangkapnya admin grup pedofilia ‘Official Loly Candy’s 18+’.

Tak hanya menyebarkan konten pornografi anak, kekerasan seksual terhadap anak juga dilakukan dan direkam yang kemudian dibagikan kepada member grup pedofilia itu.

Tak disangka, akun media sosial serupa kembali ditemukan di media sosial. Akun pedofilia itu bernama ‘Penggemar Kaos Dalam Singlet Anak SD.

Seperti namanya, akun tersebut memang mengunggah sejumlah foto anak berusia sekolah dasar yang terlihat hanya mengenakan kaos singlet.

Dalam info fans page Facebook ‘Penggemar kaos dalam singlet anak SD’ tersebut bahwa akun diperuntukkan bagi mereka pecinta kaos dalam singlet.

Dihimpun Rancah Post, akun yang terakhir aktif pada 4 Juli 2017 tersebut disukai 373 orang dan diikuti 458 orang.

BACA JUGA: Sebar Ratusan Konten Pornografi Anak Via Medsos, Polisi Tangkap Pengelola Loly Candy’s

Ramai-ramai netizen mengomentari keberadaan akun ‘Penggemar kaos dalam singlet anak SD’ tersebut dengan caci-maki dan hujatan. Mereka pun berharap admin grup itu bisa segera diringkus.

Eky: “Pedofil bangsat !!!, mati kalian admin keparat !!.”

Astri Abdul Karim: “Semoga cepat tertangkap,.”

Fernando Ginting: “emosi benar nih aku lihat komunitas sakit jiwa gini ,,, greget pengen bakar.”

Arlyna Puspita Sari Ling: “Biadap….sinting….!!!!😡😡😡! Ya allah…..😱😱😱 semoga cepat d ciduk nih manusia2 otak iblis,”

Kamelia Ghani: “Gila banget ini! Ati2 anak2 mu Feea dan De Syadzly D..,,,baca komen2 nya beneran sakit jiwa banget!”

Vega Ghivandra: “Kepolisian Negara Republik Indonesia,,mohon maaf pak,,tolong ditindak lanjutii admin grup ini,,seperti yg sudah2.. Terimakasih.”

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sosial Media

Advertisement
Advertisement
To Top