Connect with us

Ritual Seks di Gunung Kemukus Demi Kekayaan Jadi Sorotan Dunia

Ritual Seks di Gunung Kemukus Demi Kekayaan Jadi Sorotan Dunia
Gunung Kemukus (MERDEKA)

Berita Nasional

Ritual Seks di Gunung Kemukus Demi Kekayaan Jadi Sorotan Dunia

RANCAH POST – Mata dunia kembali menatap Indonesia. Bukan karena prestasi atau hal positif lainnya, melainkan karena ritual seks di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa tengah.

Dengan tema ‘Understanding the Paradoxical Pon Festival of Indonesia’, ynaija.com mengulas ritual yang dilakukan demi mendapat kekayaan tersebut.

Disebutkan dalam situs itu, setiap malam Jumat pon dan kliwon orang-orang berdatangan ke Gunung Kemukus untuk menjalankan ritual yang diklaim bisa membuat seseorang sukses dan kaya.

Tak hanya bermalam, mereka yang ingin mendapatkan kekayaan itu pun harus melakukan hubungan badan meski dengan orang asing sekalipun.

Tak ketinggalan, media asal Inggris, Metro, juga memberitakan ritual seks di Gunung Kemukus dengan tajuk ‘Sex around the world: An Indonesian festival of sex with strangers’.

BACA JUGA: VIDEO Pendaki Gunung Guntur Garut Dipalak Pria Bergolok Saat Mendaki Lewat Citiis

Tak ubahnya seperti media sebelumnya, Metro pun menyebutkan bahwa ritual seks tersebut dilakukan untuk memperoleh kekayaan. Mereka yang melakukan ritual seks di Gunung Kemukus itu mulai dari PSK, pejabat, IRT, hingga pria yang sudah menikah.

Pemberitaan seputar ritual di Gunung Kemukus juga datang dari TV Australia, SBS. Wartawan SBS, Patrick Abboud dalam acara yang berjudul ‘Sex Mountain’ bahkan dibuat bingung dengan ritual yang bercampur dengan praktik prostitusi.

Ironisnya, pemerintah setempat kala itu menarik pungutan kepada siapa saja yang ingin masuk ke kawasan itu.

“Pemerintah tahu yang terjadi, tapi mereka terkesan menutup mata,” ucap Abboud, dilansir Daily Mail.

Bahkan kata dia, tokoh agama pun terkesan membiarkan praktik prostitusi berkedok ritual di Gunung Kemukus tersebut. Tak hanya bertentangan dengan ajaran agama, tapi juga berpotesi menyebarkan penyakit kelamin.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

Advertisement
To Top