Sempat Viral, Dua Anak Tidur di ATM Berselimut Plastik Ternyata Punya Orangtua. Netizen Kesal

Anak Tidur di ATM
Anak Tidur di ATM

RANCAH POST – Postingan yang memperlihatkan dua orang anak tidur berselimutkan plastik di ruangan ATM viral dan membuat netizen tersentuh hatinya.

Kedua anak tidur di ATM Pom Bensin Galur Cempaka Putih Jakarta Pusat itu disebutkan yatim piatu lantaran orangtunya sudah meninggal dunia.

“Bagi yg lewat ke Pom Bensin Galur Cempaka Putih, mohon kasih sedekah ade ini. Dia berusia 7 tahun bersama adiknya berusia 4 tahun, mereka sering tidur di ATM ini kadang di jalan kalau di usir. Mereka yatim piatu. Ayah dan Ibu nya meninggal karena sakit, sekarang mereka hanya berdua hidup di kota besar Jakarta,” demikian bunyi dari sebagian postingan itu.

Saking viralnya, tak sedikit yang melaporkan keberadaan dua anak tidur di ATM tersebut ke akun resmi milik Dinsos DKI @DinsosDKI1. Petugas pun langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

BACA JUGATidur di ATM Berselimut Plastik, Kakak Adik Yatim Piatu Ini Ternyata Menyimpan Kisah Hidup Menyayat Hati

Hanya saja, kedua anak tidur di ATM itu tidak ditemukan di lokasi. Namun usai bertanya kepada warga sekitar, diketahui bahwa keduanya masih memiliki orangtua dan tinggal di daerah Kota Paris RT01/RW06, Galur, Jakarta Pusat.

Hal ini sebagaimana diungkap akun Facebook ‎Aditya Salam Chaniago‎ pada grup Facebook Info Jabodetabek Terkini.

“Buat sahabatku dimanapun berada, saya akan klarifikasi Dan mengabarkan terkait postingan saya 2 Anak yatim piatu tidur di ATM cempaka putih , Dan lgsg mendapat respon dr dinsos dki Jakarta. Petugas Telusuri Anak Tertidur di ATM yang Viral dari TD mlm…Langsung ditanggapi dinsos dki Dan kroscek serta mlkkn penelusuran…hasilnya Ini…..2 Anak tsb Bukan saudara kandung Dan Bukan yatim piatu. Anak pengamen Dan Anak tukang Parkir liar,” tulis Aditya.

Postingan Aditya pun dikomentari netizen. “Koq orang tuanya ga panik kalo anaknya ga pulang ??” komentar Irene Dethan. “Ksian baru umur sgtu udh kliaran d jlan,” kata Dhedhie Charnhadhie.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here