Connect with us

Viral Video

Lontarkan Kata ‘Thogut’ dan ‘Monyet Berseragam Coklat’, Ceramah Maaher At-Thuwailibi Berujung Kecaman Warganet

Published

on

Lontarkan 'Thogut' dan 'Monyet Berseragam Coklat', Ceramah Maaher At-Thuwailibi Berujung Kecaman Warga Net
(YOUTUBE)

RANCAH POST – Sebuah video yang menampilkan potongan ceramah seorang ustaz bernama Maaher At-Thuwailibi mendadak jadi sorotan warganet di sejumlah media sosial.

Ya, Maaher At-Thuwailibi dalam potongan video tersebut melontarkan kata-kata yang justru dianggap kasar dan melecehkan pihak-pihak tertentu.

Salah satu di antaranya adalah menyebut Indonesia sebagai negara thogut yang menerapkan sistem kufur dan melontarkan kalimat ‘monyet berseragam coklat’.

Tidak jelas siapa yang dimaksud Maaher At-Thuwailibi dengan ‘monyet berseragam coklat’, tapi sejumlah warganet menarik kesimpulan bahwa yang dimaksud Maheer adalah institusi Polri.

BACA JUGAUnggah Video Editan Ceramah Habib Rizieq Berlatar Penari Seksi, Netizen Ini Banjir Cercaan

Beredarnya potongan ceramah Maaher At-Thuwailibi di salah satu masjid itu pun sontak saja memantik reaksi bernada kecaman dari para netizen.

Caswani M Noor: “Saya sbg PNS tersinggung. Kalau blg thogut, keluar aja dari Indonesia. Enak aja bilg monyet2. Apa yg sdh kau berikan utk Indonesia, Ustadz?”

Hana Nining: “Suruh pergi aja dr Indonesia kl tak mencintai Indonesia Benci Indonesia Tp masih tinggal disini hahhaha lucu.”

Anu Dhihasto: “Kenapa masih mencari nafkah dan hidup di negara yang kau bilang thogut, kufur?”

Sisinga Mangaraja: “Yg seperti ini harus segera ditangkap agar tak menimbulkan kegaduhan dimasyarakat.”

Ululagamani99: “D timur tengah mlai terjepit….d arab saudi mlai d tangkapin.d malaysia mlai d buru.tinggal d negeri kita mereka tumbuh subur…WASPADALAH.”

Der: “Memaki negara dan sistim demokrasi, lupa jika dia bisa bacot spt itu krn demokrasi itu . Coba cek apa yg terjadi di daerah ISIS, HTI, dll.”

Slamet Abidin: “Maunya mereka apa sih…?? Yg tdk suka dg sistem Pancasila mereka hrs minggat di tanah bumi Pertiwi.”

Belakangan diketahui Maaher At-Thuwailibi menyampaikan klarifikasi mengenai ceramahnya melalui sebuah video. Meski tak menjelaskan siapa ‘monyet berseragam coklat’ yang dimaksud, Maaher dalam videonya menyampaikan permohonan maaf bila ucapannya menyinggung pihak-pihak tertentu.

Advertisement
Advertisement