Lontarkan Kata ‘Thogut’ dan ‘Monyet Berseragam Coklat’, Ceramah Maaher At-Thuwailibi Berujung Kecaman Warganet

Maaher At Thuwailibi
Maaher At Thuwailibi

RANCAH POST – Sebuah video yang menampilkan potongan ceramah seorang ustaz bernama Maaher At-Thuwailibi mendadak jadi sorotan warganet di sejumlah media sosial.

Ya, Maaher At-Thuwailibi dalam potongan video tersebut melontarkan kata-kata yang justru dianggap kasar dan melecehkan pihak-pihak tertentu.

Salah satu di antaranya adalah menyebut Indonesia sebagai negara thogut yang menerapkan sistem kufur dan melontarkan kalimat ‘monyet berseragam coklat’.

Tidak jelas siapa yang dimaksud Maaher At-Thuwailibi dengan ‘monyet berseragam coklat’, tapi sejumlah warganet menarik kesimpulan bahwa yang dimaksud Maheer adalah institusi Polri.

BACA JUGA: Unggah Video Editan Ceramah Habib Rizieq Berlatar Penari Seksi, Netizen Ini Banjir Cercaan

Beredarnya potongan ceramah Maaher At-Thuwailibi di salah satu masjid itu pun sontak saja memantik reaksi bernada kecaman dari para netizen.

Caswani M Noor: “Saya sbg PNS tersinggung. Kalau blg thogut, keluar aja dari Indonesia. Enak aja bilg monyet2. Apa yg sdh kau berikan utk Indonesia, Ustadz?”

Hana Nining: “Suruh pergi aja dr Indonesia kl tak mencintai Indonesia Benci Indonesia Tp masih tinggal disini hahhaha lucu.”

Anu Dhihasto: “Kenapa masih mencari nafkah dan hidup di negara yang kau bilang thogut, kufur?”

Sisinga Mangaraja: “Yg seperti ini harus segera ditangkap agar tak menimbulkan kegaduhan dimasyarakat.”

Ululagamani99: “D timur tengah mlai terjepit….d arab saudi mlai d tangkapin.d malaysia mlai d buru.tinggal d negeri kita mereka tumbuh subur…WASPADALAH.”

Der: “Memaki negara dan sistim demokrasi, lupa jika dia bisa bacot spt itu krn demokrasi itu . Coba cek apa yg terjadi di daerah ISIS, HTI, dll.”

Slamet Abidin: “Maunya mereka apa sih…?? Yg tdk suka dg sistem Pancasila mereka hrs minggat di tanah bumi Pertiwi.”

Belakangan diketahui Maaher At-Thuwailibi menyampaikan klarifikasi mengenai ceramahnya melalui sebuah video. Meski tak menjelaskan siapa ‘monyet berseragam coklat’ yang dimaksud, Maaher dalam videonya menyampaikan permohonan maaf bila ucapannya menyinggung pihak-pihak tertentu.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here