Connect with us

Berita Jabar

Perut Pria di Tasikmalaya Ini Berisikan Banyak Paku, Penyebabnya Mengejutkan

Published

on

Perut Pria di Tasikmalaya Ini Berisikan Banyak Paku, Penyebabnya Mengejutkan
Perut pria di Tasikmalaya berisikan banyak paku (DETIK)

BERITA TASIKMALAYA, RANCAH POST – Akibat kleuhan sakit perut yang diderita Wawan, pihak keluarga pun akhirnya membawa pria berusia 42 tahun tersebut ke rumah sakit.

Alangkah mengejutkan, setelah menjalani pemeriksaan dokter, di dalam perut pria beranak dua itu tetanam banyak paku tajam.

Kini Wawan, warga Bebedahan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo.

“sudah dua hari ini dirawat, hasil diagnosa katanya di dalam perut bapak banyak pakunya,” tutur Nandang (18), anak Wawan, di RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya, Selasa (31/10/2017).

Tentu saja banyaknya paku yang bersarang di perut Wawan membuat pihak keluarga tak habis pikir dibuatnya. Bahkan muncul dalam benak keluarga bahwa pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu menjadi korban santet.

BACA JUGAVIDEO Viral Kids Zaman Now Nongkrong di Mayasari Plaza Tasikmalaya Sembari Mesum Ini Bikin Netizen Kesal

Dari hasil rontgen, sejumlah paku yang berukuran panjang dan tajam terlihat menancap di dinding perut Wawan. Bahkan ada di antaranya sudah melukai perutnya dan menembus kulit luar.

“Sudah ada paku yang menembus perut bapak sebelah kiri,” ujar Nandang.

Menurut keterangan Kabid Pelayanan RSUD Dokter Soekardjo Budi Tirmadi berdasarkan pengakuan Wawan, paku yang bersarang dalam perut itu lantaran Wawan mempunya kebiasaan memakan paku saat bekerja.

“Pasien rupanya mempunyai kebiasaan makan paku sejak dua bulan lalu. Dari hasil rontgen, terlihat paku jumlahnya cukup banyak, tentu akan dilakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan benda-benda itu,” kata Budi.

Meski kondisi Wawan dikatakan stabil, ia tidak bisa bergerak dengan leluasa lantaran benda tajam itu dikhawatirkan akan melukai lambung dan usus bila terjadi gesekan.

Advertisement