Connect with us

Mobil Dinas Diduga Milik Pemkab Tasikmalaya Dipakai Angkut Kayu Jadi Buah Bibir Warga

Mobil Dinas Kabupaten Tasikmalaya Ini Kepergok Dipakai Angkut Kayu, Netizen: Kamalinaan!
Kijang Innova angkut kayu di Kab. Tasikmalaya. (FACEBOOK)

Sosial Media

Mobil Dinas Diduga Milik Pemkab Tasikmalaya Dipakai Angkut Kayu Jadi Buah Bibir Warga

RANCAH POST – Sebuah mobil dinas plat merah terjepret kamera netizen tengah mengangkut kayu usuk diduga milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menjadi perbincangan hangat warga dunia maya.

Betapa tidak, mobil dinas tipe Kijang Innova itu dipaksa membawa beberapa balok kayu usuk di bagasi. Karena bukan mobil angkutan barang, alhasil kayunya pada nolol keluar.

Foto mobil dinas Kijang Innova dengan nomor polisi Z 152 N itu diambil saat melintas di daerah Cikemang, Kab. Tasikmalaya, dan diunggah oleh salah seorang netizen di grup media sosial pada hari Kamis (2/11).

Ya alloh ieu mobil dinas kabupaten kmha nya dugi ka kieuna rakyat leutik mah raripuh hayang sapedah gent ieu ngangge mobil saraos na kieu kmha aturan na ieu.

Melihat kejadian ini, tentu saja banyak netizen miris, dan sangat menyayangkan penggunaan mobil penumpang yang tidak seharusnya digunakan untuk mengangkut kayu tersebut.

Mobil Dinas Diduga Milik Pemkab Tasikmalaya Dipakai Angkut Kayu Jadi Buah Bibir Warga

Namun tak sedikit pula netizen yang berpikir positif bahwa mobil tersebut digunakan untuk mengangkut kayu lantaran sedang urgent dan tidak ada mobil bak terbuka.

“Aya bedah rumah panginten…mang nyandakeun duka nyumbang.” tutur Baban Abdan.

“Kalo orang yang paham sih seharusnya mobil dinas tidak bisa dipakai untuk asal-asalan.” kata Susi.

“Kalau kita tidak tahu yg sebenarnya, jangan mudah percaya. Bisa jadi ga ada mobil los bak, pake kendaraan yang ada untuk keperluan pembangunan kantor atau pembangunan lain.” bela Engkus.

“Tabayun heula kang bisi eta kayu kangge perkantoran/ nu urusan na sareng dinas tras darurat panginteun teu aya mobil deui, kita khusnudzon dalam berfikir supados teu janteun pidosaeun/ panyawat hate.. saena di tabayun wae.” ujar Ibad.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sosial Media

Advertisement
Advertisement