Connect with us

Dokter Tembak Istri, Korban Dihujani 6 Kali Tembakan

Dokter Tembak Istri, Korban Dihujani 6 Kali Tembakan
Jenazah dr Letty Sultri (NETRALNEWS)

Berita Nasional

Dokter Tembak Istri, Korban Dihujani 6 Kali Tembakan

RANCAH POST – Klinik Azzahra yang berada di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, mendadak gempar dengan aksi penembakan yang menewaskan dokter Letty Sultri.

Pelaku penembakan tak lain suami korban bernama Helmi yang juga disebutkan berprofesi sebagai dokter. Insiden dokter tembak istri tersebut terjadi pada Kamis (9/11/2017) siang kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum ditembak sang suami, dokter Letty Sultri tengah berbicara dengan kasir klinik Azzahra di ruang pendaftaran. Saat pembicaraan berlangsung, korban didatangi pelaku.

Namun kabarnya pertemuan keduanya itu malah berujung dengan adu mulut yang juga terdengar oleh karyawan klinik. Mendapati ada keributan kasir mencoba menghampirinya, namun dia mengurungkan niatnya setelah melihat pelaku membawa senjata api.

BACA JUGA: ‘Koboi Berseragam’ Berondong Mobil yang Kabur Saat Razia, 1 Tewas 5 Luka-Luka

Selang beberapa waktu kemudian terdengar suara tembakan sebanyak enam kali. Pelaku kemudian keluar dari klinik. Adapun korban dokter tembak istri, dr Letty Sultri, ditemukan sudah meninggal dunia usai mendapat tembakan.

Insiden dokter tembak istri tersebut dibenarkan Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo. Andry menyebutkan, baik pelaku maupun korban sama-sama berprofesi sebagai dokter. “Informasi menyebutkan ada enam kali tembakan,” ujar Andry.

Sementara itu, dari keterangan seorang pedagang mie ayam di lokasi kejadian, Sunarto, pelaku penembakan dokter di Cawang meninggalkan lokasi menggunakan ojek online.

“Datangnya juga pakai ojek online. Setelah pelaku masuk tak lama kemudian terdengar tembakan beberapa kali. Setelah itu dia keluar dan kembali naik ojek online yang menunggunya di luar,” terang Sunarto.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

Advertisement
Advertisement