Suruh Anak Buat Surat Pernyataan, Kepala Sekolah Dianiaya Orangtua Siswa Pakai Meja Kaca Hingga Berlumuran Darah

Suruh Anak Buat Surat Pernyataan Kepala Sekolah Dianiaya Orangtua Siswa Pakai Meja Kaca Hingga Babak Belur
Suruh Anak Buat Surat Pernyataan Kepala Sekolah Dianiaya Orangtua Siswa Pakai Meja Kaca Hingga Babak Belur

RANCAH POST – Masih lekang dalam ingatan, seorang guru bernama Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia usai dianiaya muridnya sendiri.

Kini, kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali terulang, kepala sekolah dianiaya orangtua siswa di Sulawesi Utara.

Kasus penganiayaan dengan korban Kepala SMP 4 Lolak yang diketahui bernama Astri Tampi (57) tersebut langsung viral usai diposting oleh netizen bernama Alfred Bustian Kaemba.

Dalam postingan Alfred ke grup Facebook ‘MANGUNI TEAM123 / Tetengkoren Berguna’, terlihat seorang wanita yang seragamnya berlumuran darah.

Tak hanya berlumuran darah, dalam kasus orangtua aniaya kepala sekolah, korban terlihat mengalami luka memar pada tangannya.

Dalam postingannya pula Alfred menyebutkan kalau Kepala SMP 4 Lolak dipukuli memakai meja kaca dan kaki meja.

Kejadian kepala sekolah dianiaya orangtua siswa tersebut dikabarkan bermula dari teguran kepada sekolah kepada salah satu anak didik yang berujung dengan membuat surat pernyataan.

“gembali lagi terjadi penganiayaan terhadap guru oleh wali murid, kepala sekolah smp 4 lolak di aniaya oleh orang tua murid kejadian tadi pagi jam 10 pagi, kepala sekolah dipukul pke meja kaca, dan kaki meja,,,hanya krna kepala sekolah menegur siswa dan menyuruh buat surat pernyataan atas kenakalan yg dilakukan siswa tersebut. sangat dj sayangkan,” tulis Alfred.

Terang saja, kasus kepala sekolah dianiaya orangtua siswa tersebut menuai kecaman dari para netizen.

Lulu Zee Kimi: “Ya Allah sampe luka parah gitu.lapor polisi.anaknya kluarin suruh bikin sekolh sendri.”

Dmitriv Martines Gustiawan: “Ini tindak pidana murni melanggar pasal 351 KUHPIDANA ttg penganiayaan berat.
Jalur hukum lebih baik karena damai keluarga tidak meninggalkan efek jera kepada pelaku kriminal.”

BACA JUGAMuka Dicoret Tinta Karena Tidur di Kelas, Siswa SMA Negeri 1 Torjun Pukuli Guru Hingga Tewas

Rita Wawa: “Ini sama dgn penganiyaan..wajib laporkn ke yg berwajib bu..jgn semena-mena bgitu jd ortua. Krn sekolah bukan hy tempat menimba ilmu tp jg menempah akhlak,etika dan kedisplinan. Semoga ibu cepat pulih.”

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here