Gelapkan Uang Orang Tua Rp 9 M, Kisah Seorang Ayah Jatuh Miskin Ditinggal Anak untuk Foya-Foya Ini Viral

Gelapkan Uang Orang Tua Rp 9 M Kisah Seorang Ayah Jatuh Miskin Ditinggal Anak untuk Foya Foya Ini Viral
Gelapkan Uang Orang Tua Rp 9 M Kisah Seorang Ayah Jatuh Miskin Ditinggal Anak untuk Foya Foya Ini Viral

RANCAH POST – Kisah pilu seorang ayah yang berasal dari Tiongkok menjadi viral di media sosial. Ayah tersebut jatuh miskin karena seluruh hartanya dan juga uangnya yang ada di rekeningya dihabiskan sang anak.

Siapa yang tak merasa bangga jika anaknya mengajukan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Hal tersebut juga yang dirasakan oleh pria yang berusia 55 tahun ini. Ia mengunggah foto putrinya dan menuliskan ‘Ayah tanpa pekerjaan menunggu putrinya pulang’ di akun weibo.

Ia putus asa dengan apa yang dilakukan oleh sang putri padanya. Ia sudah menyimpan harapan sang anak bersekolah di Kanada dengan baik.

Ia bahkan telah mengumpulkan uang senilai 3 juta yuan atau sama dengan 9 miliar rupiah untuk pendidikan serta biaya hidup sang putri saat di negeri orang.

Ia berpikir bahwa dengan mewujudkan keinginan putrinya bisa memperbaiki hubungan mereka berdua yang tidak baik setelah ia dan istrinya bercerai.

Tetapi sebuah keanehan justru terjadi satu minggu usai sang putri terbang ke luar negeri.

Ternyata sang putri membawa uang sang ayah tanpa sisa. Bukan untuk digunakan sebagai biaya pendidikan, sang anak justru menggunakannya untuk keperluan lain.

Putrinya menghabiskan uang tersebut untuk berfoya-foya di sebuah hotel mewah dan restoran mahal.

Ia juga membeli barang-barang bermerk bersama dengan sang kekasih. Sang ayah pun mengontak pihak kedutaan untuk mengurus serta menemukan sang anak.

Namun anaknya tersbeut justru memblokir semua kontak. Hingga akhirnya ia pun membuat kata-kata baik dan menghapus kata-kata buruk tentang anaknya itu di media sosialnya.

BACA JUGA

Sampai saat ini pun keberadaan sang anak tidak diketahui keberadaannya dan belum ada tanda-tanda kepulangan sang putri.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here