Heboh Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang, Penjaga Makam Mengaku Lihat Sosok Misterius Berkerudung Putih di Kuburan Korban

Heboh Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Penjaga Makam Mengaku Lihat Sosok Misterius Berkerudung Putih di Kuburan Korban
Heboh Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Penjaga Makam Mengaku Lihat Sosok Misterius Berkerudung Putih di Kuburan Korban

RANCAH POST – Tragedi pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Tangerang baru-baru ini menghebohkan wargamet dan juga publik. Perempuan yang bernama Emah dan juga dua anaknya ini tewas dibunuh suaminya sendiri.

Pembunuhan ini disebut-sebut terjadi karena masalah ekonomi. Korban pun dimakamkan di TPU Radar Tangerang.

Tetapi rupanya ada cerita yang cukup berkesan bagi Ali dalam proses pemakaman tersebut.

Pria yang yang merupakan seorang penjaga serta juru bicara di TPU Radar ini menceritakan kisahnya di makam Emah.

Dilansir Tribunnews Ia mengaku dirinya melihat sosok yang memiliki paras cantik bertubuh tinggi serta mengenakan jilbab dengan pakaian bersih.

Sosok tersebut sedang berada berdiri di makan Emah dan juga Nova. Sosok yang tadinya ia anggap biasa ini tak disangka justru memberikan kesan tersendiri.

Usai semua keluarga, media, serta para kerabat meninggalkan makam tersebut, Ali melihat sosok wanita tersebut berdiri sendirian di sana.

Berbeda dari yang lainnya, ia justru memakai baju serta kerudung yang serba putih.

Apalagi ia mengisahkan pengalamannya bahwa rata-rata orang-orang yang melayat akan mengenakan pakaian hitam.

Ali pun memberanikan diri untuk mendekati wanita tersebut, dilihat dari dekat rupanya wanita tersebut berwajah cantik dan bersih.

Ia pun mengucapkan salam kepada Ali, setelah itu Ali pun pergi meninggalkannya karena ia ingin makan siang.

Ali tiba-tiba ingat dengan ajaran di agamanya yang mengatakan bahwa tujuh langkah orang terakhir meninggalkan kuburan maka akan ada sosok yang muncul di makam.

BACA JUGA

Usai makan siang betapa terkejutnya Ali karena sosok tersebut sudah menghilang, padahal dirinya hanya makan siang selama 15 menit.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here