Nyamar Jadi Gelandangan Karena Ini, Santri Tuban Terjaring Razia di Banjar

Nyamar Jadi Gelandangan Karena Ini Santri Tuban Terjaring Razia di Banjar
Nyamar Jadi Gelandangan Karena Ini Santri Tuban Terjaring Razia di Banjar

BERITA BANJAR, RANCAH POST – Sambari, pemuda berusia 24 tahun asal Kecamatan Kandeman, Batang, Jawa Tengah, terjaring razia aparat Kota Banjar.

Sambari yang diketahui sebagai santri di salah satu pesantren di Tuban Jawa Timur terjaring razia saat menyamar menjadi gelandangan.

Sambari disebutkan menjadi gelandangan untuk belajar ilmu ikhlas. Identitasnya sebagai santri terungkap saat aparat gabungan Kota Banjar merazia gelandangan, pengemis, dan orang gila.

Saat terjaring razia pada Kamis (15/2/2018) silam, Sambari tengah menyusuri jalan menuju arah Banjar kota.

Saat diperiksa, ditemukan KTP, tasbih pakain bersih, foto gurunya, dan buku yang bertuliskan ayat-ayat Al Quran.

“Saya tidak sedang mempelajari ilmu apa-apa, saya berjalan selama seratus hari karena perintah guru saya,” terang Sambari, sebagaimana dilansir Harapan Rakyat.

Keberadaan Sambari sempat terlihat oleh seorang petugas Dinas Kesehatan Kota Banjar yang enggan disebutkan identitasnya.

Pegawai itu sempat melihat Sambari melaksanakan shalat Subuh di sebuah mushala yang ada di Ciopat Cilacap. “Dia sepertinya sedang belajar ilmu makrifat, bukan orang gila,” ujar dia.

Sementara itu, dijelaskan Wakapolresta Banjar, Kompol Ade Najmuloh, razia tersebut digelar lantaran belakangan ini banyak orang gila yang meresahkan warga.

BACA JUGA: Marak Kabar Penganiayaan Ulama, Aparat Tasikmalaya Amankan Orang Gila Pembawa Senjata Tajam

Dari hasil razia tersebut, pihaknya mengamankan 6 gelandangan, termasuk Sambari. Selanjutnya, keenam orang tersebut diserahkan ke Dinkes Kota Banjar Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here