Warga Tasikmalaya Penyebar Hoaks Diduga Anggota Muslim Cyber Army Diciduk

Warga Tasikmalaya Penyebar Hoaks Diduga Anggota Muslim Cyber Army Diciduk
Warga Tasikmalaya Penyebar Hoaks Diduga Anggota Muslim Cyber Army Diciduk

BERITA TASIKMALAYA, RANCAH POST – Pelaku ujaran kebencian yang diduga anggota Muslim Cyber Army bernama Fuad Sidiq diamankan kepolisian.

Fuad disebutkan warga Desa Cikancara, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Umar Fana, Fuad memposting informasi hoaks di Facebokk United MCA berkenaan dengan penangkapan orang dengan gangguan jiwa.

Padahal kata Umar, tidak ada penangkapan orang gila sebagaimana yang diposting oleh pelaku. Adanya postingan pelaku, masyarakat pun resah dibuatnya.

“Tujuan tersangka yaitu menciptakan kekhawatiran dan rasa tidak aman terhadap masyarakat seolah-olah kondisi Pesantren Cipasung tidak hanya mendapat ancaman tapi juga tidak aman,” ujar Umar, Rabu (28/2/2018).

Dalam penangkapan warga Tasikmalaya diduga anggota Muslim Cyber Army, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone.

Sementara dikatakan Kapolres Tasikmalaya Anton Sudjarwo, penangkapan warga diduga anggota Muslim Cyber Army itu bermula dari postingan pelaku pada grup Facebook MCA.

Postingan pelaku itu berkenaan dengan penangkapan orang gila yang masuk ke Pesantren Cipasung sambil membawa senjata tajam disertai foto yang tidak sesuai kebenarannya.

“Betul memang bahwa pada tanggal 22 Januari anggota kami mengamankan orang gila di Pesantren Cipasung, tapi tidak benar kalau disebutkan membawa senjata tajam,” terang Anton, Kamis (1/3/2018).

Akibat postingan Fuad, tidak hanya kondisi Kabupaten Tasikmalaya jadi tak kondusif tapi juga menimbulkan kebencian terhadap kalangan tertentu.

Atas perbuatannya, warga Tasikmalaya anggota grup Facebook United Muslim Cyber Army itu terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

“Sekuat tenaga kami berusaha menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Namun gara-gara ulah pelaku, usaha kami menjadi percuma,” ujar Anton, dilansir Pikiran Rakyat.

BACA JUGA: Satu Admin Muslim Cyber Army Ternyata Dosen UII Yogyakarta, Siapa Orangnya?

Anton menambahkan, penangkapan pelaku penyebar berita hoaks di Tasikmalaya dibantu Mabes Polri. Pelaku sendiri sempat berusaha melarikan diri sebelum berhasil diringkus.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here