Kecanduan Selfie, Pria ini Bisa Unggah Foto 200 Kali Sehari di Medsos

Kecanduan Selfie Pria ini Bisa Unggah Foto 200 Kali Sehari di Medsos
Kecanduan Selfie Pria ini Bisa Unggah Foto 200 Kali Sehari di Medsos

RANCAH POST – Bagi mereka yang sangat menyukai media sosial, tentunya akan sering mengunggah foto ataupun video dirinya untuk membuat dirinya tetap hits dan juga eksis di kalangan teman-teman dunia mayanya.

Namun ternyata mengambil foto diri sendiri atau selfie bisa membuat kecanduan. Bahkan kecanduan selfie ini juga ada istilah nama penyakitnya.

Selfie memang tidak salah dan tidak melanggar aturan. Namun jika sampai ketagihan dan berlebihan tentu saja tidak baik terutama untuk diri kita sendiri.

Jangan sampai kita mengalami hal yang dilakukan oleh pria ini. Ia adalah Junaid Ahmed. Dirinya mengakui mengalami kecanduan berfoto selfe.

Setiap harinya, ia harus dan wajib memfoto wajahnya dimanapun, kapan pun dan selalu ia unggah ke media sosial.

Pria yang saat ini tinggal di Inggris tersebut mempunyai sekitar 50 ribu pengikut di Instagramnya.

Mengejutkan lagi, ternyata ia sampai mampu mengambil sebanyak lebih dari 200 foto dalam sehari.

Namun ia akan menghapis foto selfienya ini apabila dirinya hanya mendapatkan 600 likes.

Junaid bahkan dengan suka rela menghabiskan waktunya selama tiga jam hanya untuk mengambil foto terbaiknya dan ia unggah ke Instagram.

Ia mengaku menyukai sensasi saat foto selfienya mendapatkan like yang banyak bahkan ketika dirinya baru mengunggah foto tersebut dalam waktu singkat.

Bahkan karena hobinya ini, ia pun merombak wajahnya agar menjadi lebih enak dipandang.

Ia melakukan Veneer gigi, filler pipi, dagu, sampai melakukan botox.

Yang dilakukan oleh Ahmed ini ternyata merupakan sebuah penyakit mental yang dinamakan selfitis.

BACA JUGA : Bikin Ngilu, Penggila Selfie Menantang Maut Terekam Kamera Jatuh dari Gedung

Berdasarkan penelitian, orang yang menderita penyakit ini merupakan seseorang yang kecanduan untuk mengambil foto selfienya setiap hari.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here