Puluhan Siswa SD Keracunan Es Kepal Milo

Puluhan Siswa Sd Keracunan Es Kepal Milo
Puluhan Siswa Sd Keracunan Es Kepal Milo

RANCAH POST – Belakangan ini dunia maya viral dengan kehadiran makanan kekinian bernama es kepal, dan yang paling diperbincangkan adalah es kepal milo.

Namun siapa duga, es serut yang disiram dengan cokelat kental dan taburan toping itu menyebabkan sedikitnya 10 siswa SDN Pakis VIII Surabaya jatuh sakit.

Kesepuluh siswa SD tersebut jatuh sakit setelah mengkonsumsi es kepal milo pada Sabtu (12/5/201) kemarin.

Sebelumnya, siswa-siswa tersebut membeli es kepal seharga Rp3 ribu per porsi yang dijual di kantin sekolah.

Soelestijono, wali kelas para siswa SD keracunan es kepal milo mengatakan, 10 orang siswa mengalami mual-mual dan merasa pusing hingga akhirnya muntah-muntah di dalam kelas usai jam istirahat pada pukul 09.00 WIB.

“Anak-anak muntah di kelas, kemudian kami bawa ke puskesmas,” ucap Soelestijono.

Hanya saja, karena kondisi siswa SD keracunan es kepal milo itu tak kunjung membaik, mereka dirujuk ke Rumah Sakit Kodam V Brawijaya, Surabaya.

Orangtua salah satu korban, Lilik Agustin menuturkan, anaknya muntah setelah mencicipi satu sendok es kepal milo milik temannya.

Insiden keracuna es kepal milo ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sawahan. Tak lama, pedagang es kepal dibawa ke polsek untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada petugas, pedagang es kepal milo berinisial DH (55) mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui kalau jajanan yang dijualnya mengakibatkan keracunan.

DH juga mengaku dirinya tak menggunakan bahan berbahaya. Namun demikian, ia mengaku mengganti bahan bubuk cokelat dengn produk curah yang diperoleh dari pasar.

Adapun sebagaimana diterangkan Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi, Dinas Kesehatan dan INAFIS sudah membawa sampel es kepal untuk diperiksa.

BACA JUGAViral, Lebih dari Seratus Anak Tergeletak Lemas Keracunan Usai Menyantap Nasi Kotak

“Sampel lainnya yang kita bawa yaitu cokelat, es batu, muntahan siswa, dan siswa mie yang dimakan para korban,” kata Haryoko.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here