Penemuan Mayat di WC Pasar Galuh Kawali Hebohkan Warga

Penemuan Mayat di WC Pasar Galuh Kawali Hebohkan Warga
Penemuan Mayat di WC Pasar Galuh Kawali Hebohkan Warga

BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Penemuan mayat di salah satu WC umum yang berada di Pasar Galuh Kawali pada Sabtu (2/6/2018) kemarin membuat heboh warga pasar.

Tak ayal lagi kejadian penemuan mayat di Kawali Ciamis tersebut membuat warga dan pedagang berdatangan mendatangi lokasi yang letaknya berada di blok F.

Menurut keterangan Satpam Pasar Galuh Kawali Dodo, korban dalam penemuan mayat di Pasar Kawali itu ditemukan dalam kondisi tak bernapas.

Adapun identitas warga yang ditemukan dalam peristiwa penemuan mayat di Pasar Galuh Kawali diketahui bernama Onah (65), warga Dusun Sukamukti, RT 04/03, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Dari keterangan warga yang diterima Dodo, kejadian penemuan mayat di Ciamis tersebut berawal ketika korban hendak buang air di WC tersebut.

Saat itulah Onah mendadak tersungkur di WC dan didapati sudah meninggal dunia ketika ditemukan warga.

“Kejadian yang membuat geger warga ini langsung dilaporkan ke Polsek Kawali untuk proses penyelidikan. Sementara mayat korban langsung dibawa ke Puskesmas Kawali,” ujar Dodo, dilansir Harapan Rakyat.

Adapun berdasarkan keterangan Endin, saudara Onah, korban merupakan pedagang yang selalu berbelanja ke Pasar Galuh Kawali.

Penyebab kematian korban di WC Pasar Galuh Kawali diduga lantaran penyakit darah tinggi yang diidap korban kambuh dan mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia.

Sebelumnya, penemuan mayat yang juga menggegerkan warga terjadi di Pantai Pamugaran Pangandaran.

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang diduga korban pembunuhan tersebut terkubur dalam pasir yang cukup dalam.

BACA JUGA: Terkubur dalam Pasir, Penemuan Mayat di Pantai Pamugaran Pangandaran Bikin Geger

Mayat pria tersebut ditemukan pada Jumat (1/6/2018) pagi oleh warga Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih yang sedang berlari bersama anjing peliharaannya di Pantai Pamugaran.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here