Berita Anak Penyandak Autisme Dilarang Naik Pesawat Viral, ini Klarifikasi dari Pihak Citilink

Berita Anak Penyandak Autisme Dilarang Naik Pesawat Viral ini Klarifikasi dari Pihak Citilink
Berita Anak Penyandak Autisme Dilarang Naik Pesawat Viral ini Klarifikasi dari Pihak Citilink

RANCAH POST – Beberapa waktu yang lalu publik sempat dihebohkan dengan kabar yang beredar di media sosial terkait seorang anak penyandang autis tidak diperbolehkan untuk naik pesawat.

Kabar itu sendiri beredar luas setelah diunggah oleh akun milik ibu dari sang anak @annahermawan. Maskapai penerbangan yang mencekal anaknya itu adalah pesawat Citilink rute Yogyakarta-Balikpapan.

Mendapati kabar seperti itu, pihak Citilink menyayangkannya. Ranty Astari Rahman, VP Corporate Secretary Citilink Indonesia mengatakan kalau ia menyayangkan itu semua mengingat Anna dan keluarganya merupakan penumpang reguler yang sering melakukan perjalanan dengan pesawat Citilink.

Ranty pun menjelaskan terkait kronologi peristiwa itu. Menurutnya, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, penumpang yang merupakan anak dari Ibu Anna tidak menghadapi masalah saat akan melakukan check in di Bandara Adisucipto.

Hal tersebut dikarenakan memang tidak ada tanda-tanda yang perlu dikhawatirkan ketika penerbangan berlangsung.

Kemudian anak dari ibu Anna terlihat gelisah, seperti kurang sehat, tidak tenang dan juga mulai bersuara dengan nada tinggi ketika hendak boarding di pesawat.

Ranty pun mengatakan petugasnya langsung berkoordinasi dengan pihak penyelenggara kesehatan bandara Adisucipto terkait kondisi dari penumpang itu.

Hal itu dilakukannya tidak hanya semata demi keselamatan penerbangan, tapi mereka juga menaruh perhatian pada ibu Anna dan keluarganya agar merasa aman dan nyaman saat perjalanan. Setelah anaknya lebih tenang, maka penerbangan bisa dilanjutkan keesokan harinya.

Ranty juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi secara internal dengan keluarga ibu Anna dan telah menjadwalkan ulang penerbangan untuk ibu Anna pada Selasa (12/6).

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here