Kecelakaan Maut di Ciamis, Kepala Pejalan Kaki Pecah Usai Terseret Mobil 1 Km

Kecelakaan Maut di Ciamis Kepala Pejalan Kaki Pecah Usai Terseret Mobil 1 Km
Kecelakaan Maut di Ciamis Kepala Pejalan Kaki Pecah Usai Terseret Mobil 1 Km

BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Insiden kecelakaan maut yang mengakibatkan korban meninggal dunia kembali terjadi pada Kamis (28/6/2018) dini hari.

Kecelakan maut itu terjadi di jalan raya Banjar-Pangandaran atau tepatnya di Dusun Bojongnangka, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Sebuah mobil jenis pick up yang dikemudikan Taufik Hidayat, warga Kampung Jangari RT 04/RW 11 Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, kabarnya menabrak seorang pejalan kaki.

Bukannya berhenti, Taufik justru terus memacu mobilnya sehingga menyebabkan korban ikut terseret hampir 1 kilometer.

“Saya gugup karena sepanjang jalan tak ada orang. Baru setelah melihat ada kerumunan warga di sebuah mesjid, saya berhenti,” terang Taufik.

Kecelakaan maut di Ciamis, sebagaimana keterangan warga yang mengetahui dan mengikuti mobil tersebut, terjadi di daerah Bojongnangka Desa Kertahayu.

Dalam kecelakaan di Pamarican itu, mobil baru berhenti di dekat daerah Bojongnangka Desa Kertahayu. Jarak dari lokasi awal kecelakaan maut di Pamarican hingga mobil berhenti diketahui hampir 1 kilometer.

Sebagaimana dihimpun, korban kecelakaan maut di Ciamis itu diketahui berjenis kelamin laki-laki. Akibat terlindas ban mobil, kepala korban pecah.

Hanya saja, korban kecelakaan maut di Ciamis itu tidak memiliki identitas. Warga menduga kalau korban merupakan penderita gangguan jiwa.

Dilansir Harapan Rakyat, anggota Satlantas Polsek Banjarsari yang mendatangi lokasi kecelakaan di Pamarican kemudian mengevakuasi jasad korban.

Setelah berhasil dievakuasi dari bawah mobil, korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Banjar Jawa Barat menggunakan ambulans Puskesmas Kertahayu.

BACA JUGA: Bis Budiman Kecelakaan di Pamarican Ciamis, 4 Warga Tewas Mengenaskan

Sebelumnya, kecelakaan serupa juga terjadi di Pamarican. Satu keluarga yang berasal dari Kertahayu tewas terhimpit di bawah badan bus usai tertabrak bus Budiman yang mencoba menghindari pengendara motor.

Loading...

Tinggalkan komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here